Selasa, 30 Maret 2010

Perubahan Sosial

Pengertian Perubahan Sosial

  • Perubahan Sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat yang mencakup perubahan dalam aspek-aspek struktur dari suatu masyarakat, keadaan geografis, lingkungan, komposisi penduduk serta berubahnya sistem hubungan sosial.
  • Perubahan yang terjadi merupakan suatu proses yang terus-menerus, tetapi perubahan yang terjadi dalam masyarakat tidak selalu sama.
  • Beberapa sosiologi yang mengemukakan definisi perubahan sosial,yaitu:
  1. Kingsley Davis;
  2. Mac Iver;
  3. Gilin dan Gilin;
  4. Selo Soemardjan;
  5. Alvin L. Bertrand; serta
  6. Robin William.








Bentuk Perubahan Sosial

  • Perubahan sosial dibedakan dalam beberapa bentuk, yaitu:
a. Perubahan Yang Cepat dan Yang Lambat
  • Perubahan sosial yang berlangsung dengan cepat, baik direncanakan maupun tidak disebut revolusi.
  • Dapat dikatakan terjadinya suatu revolusi, bila memenuhi beberapa syarat yang meliputi:
  1. Harus ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan;
  2. Adanya seorang pemimpin;
  3. Pemimpin harus dapat menampung keinginan-keinginan;
  4. Pemimpin tersebut harus menunjukkan suatu tujuan pada masyarakat; dan
  5. Harus ada momentum.
  • Sedangkan perubahan sosial lama dan merupakan serangkaian perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat dinamakan evolusi.
b. Perubahan Yang Besar dan Yang Kecil
  • Perubahan sosial yang besar adalah perubahan yang akan membawa pengaruh yang besar pada masyarakat.
  • Sedangkan perubahan sosial yang kecil adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa akibat yang langsung pada masyarakat.
c. Perubahan Yang Direncanakan dan Yang Tidak
  • Perubahan yang direncanakan adalah perubahan yang terjadi dalam masyarakat karena telah direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang menginginkan adanya perubahan.
  • Pihak yang menginginkan adanya perubahan disebut Agent of change.
  • Sedangkan perubahan sosial yang tidak direncanakan adalah perubahan yang terjadi diluar pengawasan masyarakat (tidak direncanakan).








Faktor Penyebab Terjadinya Perubahan Sosial

  • Faktor penyebab dari dalam meliputi:
  1. Bertambah atau berkurangnya penduduk;
  2. Penemuan-penemuan baru;
  3. Pertentangan masyarakat; serta
  4. Terjadinya Revolusi.
  • Faktor penyebab dari luar meliputi:
  1. Lingkungan alam fisik yang ada disekitar manusia;
  2. Terjadinya perang; dan
  3. Pengaruh Kebudayaan Asing.









Faktor-faktorPendorong Proses Perubahan

  • Menurut Soerjono Soekanto faktor pendorong suatu proses perubahan meliputi:
  1. Kontak dengan kebudayaan lain;
  2. Sistem pendidikan formal yang maju;
  3. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan untuk maju;
  4. Toleransi terhdap perbuatan-perbuatan yang menyimpang (deviation);
  5. Sistem terbuka pada lapisan masyarakat;
  6. Adanya penduduk yang heterogen;
  7. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu; serta
  8. Adanya orientasi ke masa depan.




Faktor Penghalang Proses Perubahan

  • Faktor-faktor yang menghalangi terjadinya proses perubahan antara lain:
  1. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat;
  2. Sikap masyarakat yang tradisional;
  3. Adanya kepentingan yang telah tertanam dengan kuatnya (Vested Interest);
  4. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain;
  5. Adanya prasangka terhadap hal-hal baru;
  6. Adanya hambatan yang bersifat ideologis; serta
  7. Adat atau kebiasaan.
  • Menurut Margono Slamet faktor penghambat dari proses perubahan sosial disebut sebagai kekuatan penggangu atau kekuatan bertahan yang ada dalam masyarakat.
  • Kekuatan bertahan adalah kekuatan yang bersumber dari bagian-bagian masyarakat:
  1. Menentang segala macam bentuk perubahan;
  2. Menentang tipe perubahan saja;
  3. Sudah puas dengan keadaan yang ada;
  4. Beranggapan bahwa sumber perubahan tersebut tidak tepat; serta
  5. Kekurangan atau tidak tersedianya sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan perubahan yang diinginkan.
  • Sedangkan kekuatan penganggu bersumber dari:
  1. Kekuatan-kekuatan didalam masyarakat yang bersaing untuk memperoleh dukungan seluruh masyarakat dalam proses pembangunan;
  2. Kesulitan perubahan yang berakibat lambatnya penerimaan masyarakat terhadap perubahan yang dilakukan; serta
  3. Kekurangan sumber daya yang diperlukan dalam bentuk:
  • Kekurangan pengetahuan;
  • Tenaga ahli;
  • Keterampilan;
  • Pengertian;
  • Biaya;
  • Sarana dan lain-lain.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar